HomeResearch and Insights › Tyre Pressure Monitoring System: Solusi Monitoring Ban Armada Modern

Tyre Pressure Monitoring System: Cara Kerja, Manfaat, dan Solusi TPMS untuk Armada Modern

Dalam operasional armada, tekanan ban sering kali baru diperhatikan ketika kendaraan mulai mengalami masalah di lapangan. Padahal, tekanan ban yang tidak sesuai standar dapat mempengaruhi performa kendaraan, mempercepat keausan ban, meningkatkan konsumsi bahan bakar, hingga memicu downtime operasional yang seharusnya bisa dicegah lebih awal.

Pada armada dengan jumlah kendaraan yang banyak, proses monitoring tekanan ban secara manual juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Tyreman harus melakukan pengecekan satu per satu ban di setiap kendaraan setiap hari untuk memastikan kondisi ban tetap optimal sebelum kendaraan kembali digunakan untuk operasional.

Mengenal Tyre Pressure Monitoring System

Tyre Pressure Monitoring System atau TPMS merupakan sistem monitoring yang digunakan untuk memantau tekanan dan suhu ban kendaraan secara real-time menggunakan sensor digital. Sistem ini membantu perusahaan mengetahui perubahan kondisi ban lebih cepat tanpa harus menunggu proses inspeksi manual dilakukan oleh tyreman di lapangan.

Sebagai pengembangan sistem monitoring ban yang lebih terintegrasi, AssetFindr menghadirkan RTTP (Real-Time Tyre Temperature & Pressure Monitoring) untuk membantu perusahaan memonitor tekanan dan suhu ban secara real-time dalam satu sistem monitoring yang lebih terpusat. Melalui RTTP, perusahaan dapat memiliki visibilitas kondisi ban yang lebih akurat di setiap kendaraan sekaligus mendapatkan peringatan/alert lebih cepat ketika terjadi penurunan tekanan, kenaikan suhu berlebih, maupun indikasi abnormal pada ban sebelum berdampak pada terjadinya pecah ban/blowout, downtime kendaraan, maupun pemborosan biaya operasional.

Bagaimana RTTP Bekerja?

RTTP bekerja menggunakan tyre sensor yang dipasang pada ban kendaraan untuk membaca tekanan dan suhu ban secara real-time. Data tersebut kemudian dikirim ke IoT/Data Gateway di kendaraan sebelum diteruskan melalui jaringan seluler ke cloud server.

Seluruh data kemudian diproses melalui platform AssetFindr untuk menghasilkan monitoring real-time, peringatan/alert otomatis, analitik performa ban, hingga laporan operasional yang lebih terstruktur. Hasil monitoring dapat langsung dilihat melalui dashboard sehingga tim operasional maupun manajemen memiliki visibilitas kondisi ban secara lebih cepat dan terintegrasi.

Mengapa Monitoring Tekanan Ban Sangat Penting?

Tekanan ban memiliki pengaruh besar terhadap performa kendaraan dan efisiensi operasional. Ban dengan tekanan terlalu rendah dapat meningkatkan hambatan gulir sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Sementara tekanan yang terlalu tinggi dapat mempercepat keausan ban, mengurangi traksi dan meningkatkan risiko kerusakan akibat benturan.

Pada kendaraan operasional dengan jam kerja tinggi dan area kerja berat, kondisi seperti ini dapat memperpendek umur pakai ban dan meningkatkan frekuensi penggantian ban dalam waktu yang lebih cepat.

Selain itu, tekanan dan suhu ban yang tidak stabil juga dapat meningkatkan risiko kerusakan ban secara tiba-tiba, terutama saat kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh maupun area operasional dengan beban yang tinggi.

Turn Tyre Data into Actionable Insights

Monitoring ban tidak lagi hanya soal mengetahui tekanan ban normal atau tidak. Dengan sistem monitoring yang terintegrasi, data kondisi ban dapat diubah menjadi insight operasional yang membantu perusahaan mengambil keputusan dengan lebih mudah, cepat dan lebih tepat.

Melalui RTTP, perusahaan dapat melihat live pressure & temperature graphs, trend reports, predictive alerts, hingga riwayat performa ban dan monitoring kondisi secara real-time. Data seperti ini membantu tim operasional memahami pola penggunaan ban, mendeteksi potensi masalah lebih awal, dan merencanakan maintenance secara lebih proaktif sebelum kendaraan mengalami gangguan operasional.

Seamless Integration dengan Berbagai Modul AssetFindr

RTTP dari AssetFindr dapat terintegrasi langsung dengan AMMS (Asset Maintenance Management System) dan sistem manajemen ban, TyreOptimaX untuk membantu perusahaan memusatkan seluruh data monitoring, alert, dan maintenance dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Integrasi ini membantu perusahaan melakukan predictive maintenance lebih awal berdasarkan data RTTP secara real-time. Sistem juga dapat membantu mengotomatisasi alert dan pengelolaan work order ketika ditemukan anomali pada kondisi ban kendaraan.

Keuntungan Menggunakan RTTP untuk Armada

Penggunaan RTTP membantu perusahaan mendapatkan visibilitas kondisi ban armada secara lebih menyeluruh dan real-time. Sistem monitoring seperti ini membantu perusahaan:

  • Memonitor tekanan dan suhu ban 24/7
  • Mendapatkan instant alert ketika terjadi anomali
  • Membantu predictive maintenance lebih dini
  • Mengurangi risiko blowout dan downtime kendaraan
  • Memperpanjang umur pakai ban
  • Membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar
  • Mempermudah compliance dan riwayat maintenance kendaraan

Dengan monitoring yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat mengambil keputusan maintenance lebih cepat sekaligus menjaga produktivitas armada tetap optimal.

Kendaraan atau peralatan di industri manapun yang menggunakan ban,  mulai dari perkebunan, pertambangan, logistik, konstruksi, hingga transportasi umum,  dapat merasakan manfaat langsung dari monitoring tekanan ban yang lebih terstruktur untuk mengurangi downtime, meningkatkan efisiensi, dan menjaga safety operasional.

Melalui RTTP untuk monitoring tekanan dan suhu ban secara real-time, DigiSpect Tyre untuk inspeksi ban secara digital, dan TyreOptimaX sebagai sistem manajemen ban, AssetFindr membantu perusahaan mengelola seluruh siklus perawatan ban, mulai dari monitoring, inspeksi, pengelolaan work order, hingga riwayat perawatan, dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Optimalkan Monitoring Ban Armada Anda bersama AssetFindr